Syarat & Cara Daftar UMKM Online Terbaru Dijamin Mudah

Momchips.id – Dalam rangka mendorong perkembangan dalam sektor UMKM, pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk program bantuan bagi pelaku UMKM. Itulah mengapa banyak pelaku usaha yang mencari informasi mengenai cara daftar UMKM.

Pendaftaran UMKM bisa dilakukan secara offline maupun online. Beberapa pemda telah melayani cara daftar UMKM secara online, sedangkan beberapa daerah masih mewajibkan pelaku usaha datang langsung untuk menyerahkan berkas.

Jika kamu ingin mendaftarkan diri sebagai calon penerima bantuan UMKM, harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan. Nah, untuk lebih jelasnya, sebaiknya kamu simak artikel ini sampai selesai agar tahu cara daftar UMKM online beserta syarat untuk membuatnya.

Cara Daftar UMKM Offline 2022 Agar Dapat Bantuan

Cara Daftar UMKM Offline 2022

Jumlah target penerima UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah ditambah oleh pemerintah dari 9 juta penerima menjadi 12 juta penerima. Jika kamu ingin menjadi salah satu penerima UMKM, bisa mengikuti cara daftar UMKM berikut ini:

1. Mendaftarkan Diri

Untuk mendapat bantuan, kamu dapat mengajukan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UMKM) kabupaten atau kota masing-masing.

2. Menyiapkan Berkas

Untuk mendaftar UMKM, tentunya kamu perlu menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Berkas-berkas tersebut berupa data diri, sebagai berikut:

  • NIK (Nomor Induk Kependudukan)
  • Nama lengkap
  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Alamat Tempat tinggal
  • Bidang usaha
  • Nomor telepon

Apabila tempat usaha kamu berbeda dengan tempat tinggal, maka tetap bisa mendapatkan bantuan. Namun, dengan syarat harus ada surat keterangan usaha (SKU) dari desa setempat.

3. Memenuhi Syarat yang Ada

Bantuan UMKM memang diberikan secara hibah atau gratis, tetapi tidak semua pelaku usaha mikro dapat memperoleh bantuan tersebut. Kamu harus memenuhi beberapa syarat tertentu baru bisa mendapatkannya. Berikut ini beberapa persyaratan untuk bisa mendapatkan UMKM:

  • Sedang tidak dalam keadaan menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan.
  • Seorang WNI (Warga Negara Indonesia) dan memiliki NIK yang dibuktikan dengan surat dari pengusul.
  • Bukan berasal anggota ASN, TNI/Polri ataupun pegawai BUMN/BUMD.

4. Mengecek Status Penerima

Sebelumnya kamu bisa melakukan pengecekan status penerima bantuan dari pemerintah untuk UMKM melalui penyalur Bank Rakyat Indonesia (BRI). Cara mengeceknya bisa dengan cara online melalui laman https://eform.bri.co.id/bpum

Dengan begitu, kamu tidak perlu datang ke bank BRI secara langsung untuk mengecek apakah kamu mendapatkan UMKM atau tidak. Berikut ini langkah-langkah pengecekannya:

  • Pertama kali, buka alamat https://eform.bri.co.id/bpum
  • Selanjutnya, isi nomor KTP.
  • Masukkan jawaban perhitungan matematika untuk melakukan proses verifikasi.
  • Kemudian, silahkan tab proses inquiry
  • Nantinya akan terlihat pemberitahuan apakah Kamu mendapatkan bantuan atau tidak.
  • Jika kamu dinyatakan mendapatkan bantuan UMKM, maka langsung saja mendatangi Bank BRI yang ada di area tempat tinggal Kamu dengan membawa kartu identitas diri.

5. Proses Pencairan Dana UMKM

Setelah mengetahui status kamu sebagai penerima UMKM, selanjutnya melakukan proses pencairannya. Pencarian BPUM atau BLT UMKM bisa Kamu lakukan dengan cara membawa dokumen Surat Pernyataan atau kuasa Penerima Dana BPUM dan Surat SPTJM (Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak).

Kamu bisa mengisi surat-surat yang diperlukan saat datang ke bank BRI. Apabila kamu sudah mempunyai tabungan BRI, bisa membawa persyaratan lainnya seperti buku rekening BRI beserta ATM, dan identitas diri Kamu.

Sedangkan, bagi yang tidak mempunyai nomor rekening, jangan khawatir karena akan dibuatkan oleh pihak Bank BRI dengan persyaratan, yaitu membawa KTP beserta bukti pemberitahuan.

BRI sendiri mengirimkan SMS notifikasi untuk penerima UMKM, sehingga akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait bantuan. Namun, jika penerima BPUM tidak mempunyai nomor telepon akan didatangi oleh tenaga pemasaran BRI yang ada di seluruh Indonesia.

Cara Daftar UMKM Online 2022 Gratis (Bisa via HP dan Laptop)

Cara Daftar UMKM Online 2022 Gratis

Selain cara di atas, cara daftar UMKM juga bisa dilakukan dengan mudah melalui cara online. Namun, perlu kamu ketahui bahwa setelah nantinya mengajukan pendaftaran, maka tidak semua pelaku usaha akan mendapatkan bantuan tersebut, karena memiliki kuota.

Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan apakah kamu lolos atau tidak untuk mendapatkan bantuan UMKM tersebut. Berikut ini cara daftar UMKM online:

  1. Bukalah situs oss.go.id (https://oss.go.id/).
  2. Silakan login menggunakan akun milik kamu. Jika belum memilikinya, kamu bisa membuatnya di menu registrasi.
  3. Selanjutnya, masuk akun dan klik Perizinan Berusaha, kemudian klik perseorangan.
  4. Setelah itu, pilih pendaftaran NIB sesuai jenis usaha yang kamu miliki.
  5. Isilah formulir secara lengkap dan benar.
  6. Setelah formulir terisi, klik Simpan dan lanjutkan.
  7. Berikutnya, klik lagi Tambah Usaha, lalu lengkapi kembali formulir data usaha.
  8. Jika data sudah lengkap dan benar, klik Simpan dan lanjutkan.
  9. Bagi usaha yang masih berskala kecil, dapat mengajukan izin lokasi dan izin lingkungan pada bagian formulir komitmen prasarana usaha.
  10. Jika sudah, klik Selanjutnya dan kamu dapat melihat rangkuman data yang telah diisi sebelumnya.
  11. Terakhir, klik tanda centang pada kotak disclaimer, kemudian klik proses NIB.

Nah, itulah cara daftar UMKM secara online. Jika kamu membutuhkan informasi mengenai penerimaan bantuan ini, bisa melalui e-form BRI, yaitu eform.bri.co.id/bpum atau melalui banpresbpum.id BNI.

Syarat Pendaftaran UMKM Online BRI

Syarat Pendaftaran UMKM Online BRI

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa untuk mendapatkan UMKM, kamu harus memenuhi sejumlah syarat, begitu pun dengan pendaftaran secara online. Inilah beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi:

1. Persyaratan Umum

Terdapat dua jenis persyaratan yang perlu kamu penuhi, yakni persyaratan umum dan persyaratan dokumen. Untuk persyaratan umum, berikut daftarnya:

  • Seorang WNI
  • Bukan seorang pegawai BUMN/BUMD, ASN dan TNI/Polri.
  • Mempunyai usaha kecil dan memiliki surat usulan calon penerima BPUM yang diperoleh dari Dinas Koperasi dan UKM di wilayah setempat.
  • Sedang tidak memiliki pinjaman di bank atau kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat).

2. Persyaratan Dokumen

Selain harus memenuhi persyaratan umum, kamu juga perlu memenuhi persyaratan dokumen untuk pendaftaran. Inilah beberapa dokumen yang harus kamu siapkan saat daftar UMKM:

  • Kartu Identitas
  • Kartu Keluarga
  • Nomor Induk Berusaha
  • Foto usaha yang sedang dijalankan
  • Surat SPTJM dari Dinas Koperasi dan UKM di wilayah setempat.
  • Surat SKU sebagai bukti kepemilikan, NIB dan IUMK.

Cara Buat NIB (Nomor Induk Berusaha)

Seperti yang dikatakan di atas bahwa melampirkan NIB adalah salah satu syarat daftar UMKM online. Jika kamu belum memilikinya, maka dapat melakukan beberapa prosedur seperti di bawah ini:

  1. Pertama kali, harus membuat akun Online Single Submission atau OSS di laman resminya oss.go.id/oss.
  2. Setelah itu, silahkan tab pada menu Daftar yang berada di pojok kanan atas.
  3. Selanjutnya, isi data diri Kamu ke dalam kolom yang telah disediakan.
  4. Setelah proses pendaftaran selesai, Kamu harus mengaktivasi akun dengan mengklik tombol aktivasi.
  5. Silakan masuk ke akun OSS, lalu isi data yang dibutuhkan.
  6. Setelah mengisi data, masuk ke laman OSS kembali menggunakan akun yang sudah diaktifkan sebelumnya.
  7. Berikutnya, pada bagian username dan password menggunakan email dan password yang dikirimkan ke email sebelumnya.
  8. Jika sudah, klik pada menu Perizinan Mikro dan Pengajuan Baru.
  9. Isilah semua data secara lengkap, mulai dari nama usaha, sektor, kegiatan, alamat, sarana, jumlah tenaga kerja, status tempat usaha sampai perkiraan hasil jualan.
  10. Jika selesai diisi, pilih Simpan Data.
  11. Tekan tombol Simpan dan Lanjutkan untuk mengunduh NIB (Nomor Induk Berusaha).
  12. Terakhir, pilih tombol Proses NIB dan klik tombol NIB untuk menerbitkan NIB yang diajukan.

Cara Buat IUMK Secara Online

Selain membuat NIB persyaratan lain yang harus kamu penuhi untuk mendaftar UMKM online, yaitu IUMK atau Izin Usaha Mikro dan Kecil. Jika kamu belum mempunyai IUMK, maka dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Bukalah oss.go.id/oss dan isi formulir pendaftaran.
  2. Kamu bisa langsung login ke website IUMK Online, jika sudah memiliki akunnya.
  3. Selanjutnya, klik pada menu Perizinan Berusaha, lalu pilih Pembuatan Izin Perseorangan.
  4. Setelah itu, isi data dengan benar sesuai KTP, kemudian klik Simpan dan Selanjutnya.
  5. Ikuti saja langkah-langkah yang ada.
  6. Kamu bisa mengajukan permohonan Izin Lokasi dan Lingkungan jika dipersyaratkan pada bagian formulir Komitmen Prasarana Usaha.
  7. Terakhir, tab tombol Preview Izin Usaha QR, maka kamu dapat mencetak IUMK dalam format QR. Kamu juga bisa melihat pada tampilan NIB dan Izin Usaha bagaimana cetakannya.

Jenis Usaha UMKM yang Bisa Mendapat Bantuan

Kamu mungkin masih belum memahami apa itu UMKM sebenarnya dan apakah ada pembagian atau jenis usaha dari UMKM tersebut?

Perlu Anda ketahui bahwa UMKM merupakan sebuah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Jenis usaha UMKM ini diartikan sebagai usaha dagang yang dikelola oleh perorangan atau badan usaha yang mengacu pada jenis usaha ekonomi kreatif.

Berdasarkan Undang-undang No. 20 Tahun 2008, Usaha dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan aset dan omset. Ada tiga jenis usaha yang perlu Anda ketahui:

1. Usaha Mikro

Dalam UMKM, usaha mikro merupakan jenis usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan atau suatu badan usaha sesuai dengan aturan perundangan-undangan tersebut. Pelaku usaha mikro ini dalam setahun menghasilkan omzet tidak lebih dari Rp.300 juta.

Sedangkan, untuk jumlah aset bisnis atau kekayaan bersih yang dimiliki maksimal Rp. 50 juta. Namun, jumlah tersebut di luar dari aset tanah ataupun bangunan usaha.

Pada usaha mikro, pengelolaan keuangannya masih sering bercampur dengan keuangan pribadi. Misalnya saja, warung kelontong, pedagang asongan, usaha pangkas, pedagang kecil di pasar dan lainnya.

2. Usaha Kecil

Usaha kecil dalam UMKM, yaitu jenis usaha produktif yang sudah berdiri sendiri, baik itu miliki perorangan maupun badan usaha. Namun, bukan merupakan cabang atau anak perusahaan dari sebuah perusahaan lainnya.

Kekayaan bersih dari usaha kecil ini, yakni berkisar Rp. 50 juta – Rp. 500 juta. Sedangkan, omzet jualan per tahunnya antara Rp. 300 juta – Rp. 2,5 miliar.

Untuk pengelolaan keuangannya, jenis usaha ini sudah lebih profesional dibandingkan usaha mikro. Contoh jenis usaha ini antara lain, usaha fotokopi, bengkel motor, restoran kecil dan lainnya.

3. Usaha Menengah

Dalam UMKM, usaha menengah merupakan jenis usaha ekonomi produktif yang sudah berdiri sendiri, baik itu milik perorangan maupun badan usaha. Namun, bukan yang berupa anak perusahaan atau cabang dari usaha lainnya.

Adapun, jumlah kekayaan bersih dari jenis usaha ini, yakni lebih dari Rp. 500 juta dan maksimal Rp. 10 miliar di luar tanah dan bangunan. Sedangkan omzet per tahunnya bisa mencapai lebih dari Rp. 2,5 miliar dan maksimal Rp. 50 miliar.

Jika dibandingkan dengan jenis usaha mikro dan usaha kecil, jenis usaha ini telah dikelola secara profesional dengan sistem pengelolaan keuangan yang terpisah dan memiliki legalitas. Misalnya, toko bangunan, restoran besar, perusahaan roti skala rumahan dan lainnya.

Jenis UMKM yang Bisa Mendapatkan Bantuan

Ada banyak macam bentuk usaha UMKM yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Namun, dari semuanya ada beberapa bentuk UMKM yang memang didukung secara penuh oleh pihak pemerintah, di antaranya sebagai berikut:

1. Usaha UMKM Kuliner

Usaha UMKM kuliner merupakan jenis usaha yang hingga kini tidak ada matinya, bahkan pemerintah mendukung sepenuhnya usaha bidang ini. Kamu sendiri pun mungkin sudah mengetahuinya, mengingat usaha kuliner selalu ada di setiap daerah hingga ke pelosok sekalipun.

Semakin hari jenis jajanan hingga kuliner makanan berat terus marak, apalagi di tahun 2022 ini. Jenis kuliner yang muncul pun terbilang unik, menarik dan kekinian.

2. Usaha UMKM Fashion

Selain usaha di bidang kuliner, usaha UMKM fashion juga semakin ramai dan banyak diminati oleh para pelaku usaha. Hal tersebut karena masyarakat terus mengincar model trend fashion kekinian, sehingga usaha fashion pun tidak akan ada matinya.

Setiap waktu fashion terus berubah-ubah sesuai trend yang ada dan membuat masyarakat terus ingin memburunya. Tentunya hal ini menjadikan banyak pelaku usaha UMKM yang terdorong untuk membuka usaha dalam bentuk fashion.

3. Usaha UMKM Pertanian

Jenis usaha UMKM terakhir yang didukung pemerintah, yaitu dalam sektor pertanian. Bagaimana tidak, mengingat usaha ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Apalagi usaha dalam sektor pertanian ini membutuhkan modal berupa tanah yang cukup luas untuk menanam padi atau tumbuhan penting lainnya. Itulah sebabnya pemerintah sangat mendukung sepenuhnya usaha UMKM dalam sektor pertanian ini.

Dengan begitu pelaku usaha dapat selalu lancar dalam menjalankan usahanya tanpa ada kendala apa pun. Bantuan yang diberikan pemerintah kepada pelaku usaha ini berupa BLT.

Itulah jenis usaha UMKM yang mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pemerintah. Saat ini sudah banyak pelaku usaha yang UMKM yang turut melakukan pendaftaran demi memperoleh bantuan ini.

Apalagi sejak maraknya kabar tentang bantuan pemerintah berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai).

Bantuan UMKM yang dikeluarkan pemerintah ini  memberikan manfaat bagi para pelaku usaha UMKM Indonesia. Salah satunya mampu mendorong perkembangan usaha UMKM di Indonesia.

Apalagi sejak munculnya virus Covid-19 yang membuat para pelaku usaha mengeluh karena usahanya yang sempat terhenti atau tidak seramai biasanya. Bahkan banyak yang mengalami kerugian usaha. Maka, bantuan BLT tersebut yang memberikan manfaat penting bagi mereka.

Demikianlah ulasan mengenai syarat dan cara daftar UMKM online yang dijamin mudah. Pastikan kamu memperhatikan persyaratan dan langkah-langkahnya dengan benar agar prosesnya berhasil. Selamat mencoba dan mendapatkan bantuan UMKM untuk mengembangkan usaha.